13 Desember 2007

AS Roma v UNITED Youngsters : 1-1

Well done lads ! Tampil tanpa target bagi Manchester United dengan para pemain mudanya berhasil menahan imbang AS Roma 1-1 di Stadion Olimpico dalam laga terakhir grup F Liga Champion Eropa. Dua jempol patut disematkan karena mayoritas pemain muda tampil apik menahan gempuran tim Srigala. Hingga peluit akhir berbunyi hasil 1-1 bertahan setelah memimpin di babak pertama lewat sundulan Gerard Pique.

Pemain muda? Yup! Reserve Team, lihat back four nya yang tampil dengan formasi Danny Simpson - Jonathan Evans - Gerard Pique -Wes Brown. Kecuali Brown, 3 nama pertama memang diambil dari tim cadangan United. Sosok Pique pun gue ramalkan bakal mampu menempati satu posisi inti di back four United. Belum kenal ? coba aja buka web http://www.manutd.com/ , dan cari profile para youngster tersebut. Bagi para penggemar UNITED harusnya sudah mulai melirik mereka sebagai bagian dari tim sukses UNITED masa depan, jangan hanya mendukung UNITED karena Cristiano Ronaldo yang ganteng atau dengan bekal kekaguman ketampanan dan keahlian tim inti UNITED. Pendukung macam apa itu ? Hehehehee ... maaf kalo ada yang tersinggung, abis eneg juga kalo denger seseorang mendukung sebuah tim dengan alasan ketampanan seorang pemain dan pemainnya jago-jago. Support them when losing or winning ... that's a true supporter.

Back to last night game ! Hasil 1-1 gue pelototin sejak awal saat Star Sport menyiarkan gim-nya. Sebenernya gak berharap bakal disiarkan karena hasil sudah tidak berpengaruh bagi kedua tim sementara pertandingan penentuan masih banyak terjadi di grup lain.

Di depan meski tampil sejak peluit pertama, Wayne Rooney akhirnya lepas ban kapten dan digantikan dengan Dong Fangzhou, sementara di tengah muncul nama Michael Carrick-Darren Fletcher-Christopher Eagles-Nani, dan meninggalkan sosok Ryan Giggs, Cristiano Ronaldo hingga Rio Ferdinand untuk istirahat. Sementara Van der Sar memberi kesempatan Kuszczak tampil. Mayoritas istirahat demi tampil baik melawan Liverpool di Anfield pada gim mendatang.
Overall, para Youngster tampil memuaskan, setidaknya itu yang diperlihatkan oleh komentar Sir Alex di Detik. Pertandingan demi pertandingan akan membuat mereka siap dan menjadi lebih berpengalaman pada pertandingan-pertandingan besar selanjutnya.
Full line-up seperti dikutip dari web resmi UNITED adalah :
-----------------------------------------
Manchester United: Kuszczak; Simpson, Pique, Evans, O'Shea (Brown 54); Eagles, Fletcher, Carrick, Nani; Rooney (Dong 72), Saha. Subs not used: Heaton, Lee, Hewson, Brandy, Eckersley.
-----------------------------------------
GO GO UNITED !
(*andry)

12 Desember 2007

Majalah Mini "MOTOREV"

Tau majalah ini ? Kalo belum ya maklum karena Desember ini baru saja muncul edisi perdananya. Ukurannya kecil buat ukuran majalah sehingga bisa disebut mini-magz karena menurut tim penerbitnya ukuran ini dipilih karena memang sasaran pasarnya adalah mereka pengguna kendaraan bermotor roda dua, dimana majalah ini simpel saja untuk disisipkan di saku atau jaket.

Coba gue ulas dikit-dikit ya.

1.COVER
Okelah for a start ! Karena gue gak sengaja juga nemuin majalah ini saat kemarin sore beli Motorplus eceran di kios surat kabar langganan. Warna-warni atraktif dengan tema liputan : EKSKLUSIF TES MOTOR LISTRIK. Perbandingan besar majalah dapat dilihat pada gambar di bawah dan tabloid Motorplus digunakan sebagai pembanding.

2.CONTENT
Konten berisi seputar produk Otomotif mulai dari kemunculan varian injeksi Honda Supra X 125, stripping baru Honda Vario sampai mengenal lebih dekat Vespa LX150, Kymco Free LX, Kymco Royal 125, Hyosung XRX 125, Hyosung RT 125 dan beberapa tipe motor lain.

Pengangkatan tema MOTOR LISTRIK diulas dalam kurang lebih 6 halaman.

Jangan berharap lebih pada detil artikel yang tersaji karena dari sisi besar majahnya pun sudah bisa diduga, majalah yg mini, informasi nya pun ikutan mini tanpa mengurangi inti informasi.

Lepas dari artikel seputar produk sepeda motor, artikel pada halaman lain juga menyentuh soal tren pemakaian Windshield, info-info harga produk ala bikers sampai informasi motor modifikasi.

Klub dan komunitas motor pun tak ketinggalan dan pada edisi perdana menyisipkan cerita tentang YMCI (*Yamaha MX Club Indonesia, tapi tertulis Yamaha Motor Cub Indonesia) dan BRO Bikers.

3.HARGA
Cukup mahal juga karena harus ditebus dengan harga rp.15,000.-. Sepertinya belum sepadan dengan informasi yang diberikan. Muatan informasi belum terlalu padat karena desain halaman masih berbagi dengan gambar-gambar yang terlalu besar.

Overall cukup baik dan kalo mau di maintain tentunya bisa menjadi alternatif bacaan buat para bikers dan bisa menjadi teman bagi majalah sejenis yang kemunculannya kini malah tidak jelas. Tidak jelas atau memang gue yang tidak kebagian ... ga tau deh.

Kekurangannya? Sisi lain bikers kurang disentuh, mungkin dengan informasi yang menyertakan ilmu seputar Safety Riding atau Aman Berkendara, pengenalan UU Lalu Lintas dan pernak-pernik lain yang mampu menggerakan hati bikers untuk lebih disiplin dan tertib di jalan raya, jadi tidak melulu disuguhi informasi motor-motor baru, modifikasi-modifikasi baru karena sesungguhnya informasi tersebut bisa berbagi space dengan sisi lain dunia jalan raya.

Bagaimanapun, bikers kita secara garis besar masih perlu dibenahi. Gue pun belum sempurna, makanya masih cari ilmu berkendara sana-sini.

Anyway ... pertahankan edisi per edisi nya sebelum mati pelan-pelan.
(*andry)

10 Desember 2007

Box GIVI E35 Flow



















Anda sering bepergian dengan kendaraan bermotor? Atau justru kendaraan bermotor roda dua menjadi moda transportasi harian? Terus bagaimana jika anda sering membawa barang melebihi kapasitas sebagai bagian dari perjalanan anda?

Boks motor jawabannya. Mungkin di jalan anda sering melihat beberapa sepada motor meluncur dengan sebuah boks di bagian belakangnya, baik yang berukuran kecil, sedang sampai ukuran besar atau bahkan hingga boks/bagasi di sisi samping motor layaknya boks-boks motor Polisi yang ber-patroli. Ada yang berkomentar, "ih bawa magic jar!" , "wah motor pake konde!" dan lain sebagainya. Komentar sih bebas-bebas saja keluar dari mulut setiap orang, tapi jika berbanding dengan kegunaannya apalagi sekarang ini seperti menjadi gaya hidup tentunya aksesoris sebesar boks belakang sudah menjadi item wajib bagi motor mania, coba saja sambangi beberapa perkumpulan sepeda motor di Jakarta, pastinya para anggotanya sudah membekali kendaraan mereka dengan boks belakang mulai dari motor laki, motor bebek hingga kendaraan matic yang dikenal kecil sekalipun.

Motor mania mengenal brand Givi karena mengusung kualitas yang mumpuni mulai dari ragam model hingga ketebalan dan kekuatan bahan. Satu kelas dibawah brand Givi ada merk Kappa, yang ternyata menghuni pabrik yang sama dengan Givi dan hanya berbeda kelasnya saja untuk memenuhi permintaan pasar bagi mereka yang belum menjangkau harga Givi. Diluar dua brand yang bagus tadi tentunya banyak bermunculan varian lain yang jauh lebih terjangkau seperti merk Core sampai Korea Motor. Tentunya banderol yang dipasang masih berkisar di angka 200 ribuan, berbeda dengan Kappa atau Givi yang bergerak di atas angka 450 ribu. Dalam banderol tersebut tentunya konsumen diberi kebebasan memilih sesuai kebutuhan dari kebutuhan model sampai kesesuaian isi saku.

Saya yang lebih dulu mencoba merk Core dengan model seadanya, makin hari makin memperhitungkan sisi model dan kualitas mulai dari penggunaan dari Givi E26, E33, Kappa K26 sampai mencoba boks samping E21 hingga akhirnya kini menggunakan tipe E35 Flow. Material dan model yang baik tentunya menjadi poin utama dalam pemilihan sebuah boks apalagi pengunaannya sudah sampai kepada penggunaan harian.

Kapasitas tampung yang mumpuni sudah jelas mampu menyiasati banyaknya barang yang dibawa apalagi jika ada penumpukan barang berlebih di kendaraan roda dua tentunya akan mempengaruhi kenyamanan berkendara. Selain menjadi alternatif pembawa barang bawaan pelan-pelan penggunaan boks motor akan menjadi gaya hidup pengendara motor perkotaan. (andry )