10 April 2008

KMS Jl. Panjang Jakarta Barat

Total :
  • Swallow Deli Tire 120/70-14 : 228k
  • Pentil Tubeless : 10k
  • Kampas Rem (punya Mega Pro) : 40k
  • KMS Jl. Panjang 021.53677526








03 April 2008

BLOG THIS from SE W850i

artikel awal ada di http://gueandry.blogspot.com/

Buat pengguna Sony Ericcson mungkin fitur Blog This jarang dipergunakan, tp buat yang demen nge-blog dan pengen hasil fotonya cepat online fitur ini layak diandalkan. Cukup mudah kok !

Gambar di atas diambil persis dari hadapan meja gue, bermodalkan SE W850i dan atas panduan sederhana bro Edy akhirnya masuk juga niy postingan.
Step nya seperti ini :
- Jika belum pernah menggunakan Blog This, setelah kita mengambil foto akan ada SMS yang mengarahkan kita masuk ke http://go.blogger.com/ dimana isinya kita harus memasukan TOKEN yang terkirim via SMS tadi,

- Kelar, ikuti aja langkah-langkah lanjutannya,- Jangan kaget ! Blogger.com sendiri akan ngasi id acak blogspot saat kita terima SMS. Nah kalo kita dah punya id blogspot aktif tinggal pindahkan aja sesuai saat kita mengikuti panduan aktifasi fitur Blog This tadi.

Jepret ! Online dah ........... awas ada kamera mengintai di belakang anda !

02 April 2008

Bear Grylls on "Man vs Wild"

Pernahkah terbayang jika suatu waktu kita terdampar di negeri antah berantah, tanpa perlengkapan yang cukup dan seorang diri dituntut untuk keluar dari kungkungan alam liar?

Itulah konsep menegangkan dari acara TV Man vs Wild yang disuguhkan Discovery Channel. Dipandu dengan apik oleh BEAR GRYLLS, yup Bear Grylls, nama yang terhitung unik untuk ukuran orang Barat. Edisi yang gue temukan di DC beberapa hari yang lalu menampilkan Grylls mencoba keluar dari wilayah menyeramkan Everglades, sebuah lokasi yang dipenuhi rawa-rawa. aligator, hingga pasir hisap dengan kurangnya bahan makanan ideal.

Pada awal film, Grylls diterjunkan dari helikopter di tengah rawa tak bertuan dengan hanya berbekal pisau genggam dan botol minuman. Ketika sudah mendarat Grylls dihadapkan dengan pencarian arah Barat dimana arah itulah yang harus dituju. Sepanjang petualangannya pemirsa disuguhi pemandangan alam liar beserta tips dan trik agar bisa menjadi Survivor. Ditunjukkan disana bagaimana menembus padang alang-alang, menghindari aligator, menyiapkan minuman segar dari air rawa yang kotor, memancing dengan bekal kaos yang terpakai hingga cara keluar dari pasir hisap. Semua yang tertampil membuat kita berdecak kagum atas kekuatan ilmu seorang Bear Grylls menghadapi alam liar. Tentunya di acara sejenis ini sudah dibekali ilmu-ilmu dari pakar-pakar yang memang ahli di bidang penyelamatan di alam liar.....hhhmmm apa ya istilah tepatnya ?

Terlepas dari unsur 'phony' atau tidak seperti yang gue temukan saat ingin mengetahui sosok Bear atau seri Man vs Wild di internet, acara TV ini jelas menghibur tanpa kita harus mencari tau apakah petualangan yang terjadi benar-benar sebuah live-shot atau melewati proses editing yang membuat Bear Grylls tetap sehat sepanjang petualangan. Apa yang tersaji di Man vs Wild mencoba mengajak pemirsa ke dalam situasi tak terduga dengan mengandalkan keberanian dan inisiatif saat bertarung dengan alam liar.

Coba klik ini untuk mengetahui lebih jauh MAN vs WILD : http://dsc.discovery.com/fansites/manvswild/manvswild.html atau via YouTube dengan keyword BEAR GRYLLS atau Man vs Wild.

29 Januari 2008

R2 : Majalah baru dari Otomotif Grup

Terbit lagi satu alternatif bacaan bernuansa otomotif dan kali ini memiliki fokus pada kendaraan roda dua. Penamaan R2 pun tidak jauh dari gabungan singkat kata RODA DUA. Banderol promosi saat ini dihargai 10rb dan nantinya pada edisi-edisi mendatang akan dilabeli 15rb. Untuk ukuran majalah bulanan semoga harga ini tidak terlalu tinggi untuk kantong para pembacanya jika pembaca yang dituju adalah untuk semua kalangan.

Atraktif dan berwarna dengan semangat roda dua. Edisi perdana ini menampilkan cover batok Honda Supra X 125 modifikasi senilai 42jt dibumbui beberapa headline artikel-artikel yang termuat dalam R2.

Isi R2 lebih menjadi tabloid Motorplus versi majalah. Tadinya agak surprise kalo kemunculan R2 justru jadi membingungkan jika harus berhadap-hadapan dengan M+. Keluar dari pabrikan yang sama (*Otomotif Grup) tentunya R2 lebih pas dengan edisi bulanan. Beberapa artikel pun tidak lebih hanya perpindahan media saja dari M+ ke R2 seperti artikel komparasi Honda Supra Fit dan Honda Revo, modifikasi Honda Supra X 125, Safety Riding kala hujan hingga kolom jual-beli, tips dan trik plus aktifitas klub/komunitas bikers.

Boleh lah sebagai pilihan lain, tapi buat yang doyan baca-baca otomotif, kemunculan R2 bakal bikin kantong mengeluarkan dana ekstra kalo dirasa mingguan M+ kurang memuaskan. Isi R2 yang memang terfokus pada kendaraan roda dua akan lebih baik lagi jika ditambah informasi berkenaan dengan perilaku Aman Berkendara dengan jumlah lebih banyak apalagi M+ sendiri dari Otomotif Grup sudah mencanangkan Safety Riding Year 2007 (*selanjutnya 2008).

Informasi seputar Safety Ride sudah seharusnya mendapat porsi lebih dan berdampingan dengan informasi modifikasi roda dua, jual-beli aksesoris serta tips dan trik bedah roda dua. Karena pada informasi seputar Aman Berkendara lah diharapkan menjadi media yang tepat bagi para pembaca ditengah fenomena perilaku sembarangan para bikers yang hilir mudik di jalan raya. Semoga R2 dapat menjadi media perubah perilaku bikers hingga menjadi santun ketimbang hanya menggulirkan informasi mempercantik motor saja.










Selamat Datang R2.


--- Andry ---
http://lampuhijau.wordpress.com
http://revo-me.blogspot.com

22 Januari 2008

OTOMATIS ROMANTIS

Sebuah film beralur drama komedi yang tidak perlu banyak dicerna kemana arah ceritanya. Simpel dan bertema keseharian plus humor segar tokoh-tokohnya.

Nadia adalah bos redaksi cantik yang selalu disindir orang tuanya untuk cepat-cepat memiliki pasangan serta Bambang yang seorang karyawan administrasi kantor redaksi tersebut terlibat cerita percintaan. Gengsi besar Nadia terhadap Bambang menjadi alur menarik sebelum cerita menawarkan happy ending. Selain Marsha Timothy sebagai Nadia dan Tora Sudiro sebagai Bambang Setiadi yang tampil ala Gepeng Srimulat, tampil pula tokoh orang tua Nadia yaitu Tarsan dan Chintami Atmanegara, Tukul - Wulan Guritno dan para pendukung segar lain.

Gak mau ngritik ah karena gue cukup menikmati hiburan segar di sela kepenatan aktifitas kantor. Oiya, Tukul as Dave .......... kampret .. nama karakternya terlalu keren plus rintihan jijay di pintu rumah keluarga Tarsan ... "i want to talk ... i want to talk !!" ..................... "assuuuuuu".

Dah tonton aja, ajak siapa kek !!

15 Januari 2008

TOTTO-CHAN, GADIS CILIK DI JENDELA

Penulis : Tetsuko Kuroyanagi
Alih Bahasa : Widya Kirana
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2003

Jarang-jarang gue meng-konsumsi novel model beginian, yang ada gue lebih suka melahap majalah seputar dunia otomotif, ponsel dan film model M+, Handphone , Cinemagz dan teman-temannya. Novel ini masuk agenda baca setelah bini gue meminjam buku Totto-chan ini dari rekan sepenerbangannya. "Nih baca ... bukunya bagus, baca sampai habis ya!" ... ppfff .... males bener, mana cover depannya gambar anak kecil, cewek pula. Seperti biasa pasti yang dibaca resume nya dulu di sampul belakang, oke .. sepintas menarik dan dimulailah gue membaca halaman-halaman demi halaman.

Wakksss ... kaget juga kalo buku ini beneran bagus. Mungkin ini sedikit review yang bisa gue sampaikan, nah untuk mengetahui sisanya mending hunting di toko buku terdekat...hehehehee

Totto-chan adalah gadis kecil yang riang dan sangat aktif, tak heran saat teman-temannya belajar di kelas Totto-chan justru sibuk dengan aktifitasnya sendiri. Ya berdiri di jendela sambil menyapa orang-orang yang lewat sampai sibuk sendiri dengan mejanya. Saking bandelnya -- sebenarnya istilah bandel tidak boleh dipakai kepada anak-anak -- , maka guru SD nya menyerah dan menyarankan orang tua Totto-chan untuk pindah sekolah .. terserah mau pindah kemana.

Totto-chan tidak bandel atau nakal, dia hanya aktif dan sangat aktif sehingga segala hal yang ada di sekelilingnya dapat dijadikan sebuah lahan bermain bagi si kecil Totto-chan. Ibu Totto-chan yang amat pengertian dan bijaksana akhirnya memindahkan Totto-chan ke sekolah lain dengan harapan Totto-chan bakal betah dan sesuai dengan ke-aktif-annya.

Sampailah Totto-chan ke sebuah sekolah di Tomoe Gakuen, sekolah dasar yang lain daripada yang lain. Bayangkan, ruang kelasnya adalah bekas gerbong-gerbong kereta api dan hanya diselingi aula besar. Sehari-harinya siswa disana bebas mau belajar apa sesuai kehendaknya. Ya! bebas, mau berhitung dulu, mau menggambar dulu ... terserah. Karena kebebasan belajarnya itulah Totto-chan kerasan dengan 'rumah' barunya.

Tokoh unik dan ajaib adalah sang Kepala Sekolah, dia mewajibkan siswanya setiap hari membawa menu makanan "sesuatu dari laut dan sesuatu dari pegunungan" .... gilaaa, fantastic dan mengagumkan idenya. Itu baru satu dari puluhan jenis kebaikan yang ditawarkan oleh sang Kepala Sekolah. Di sekolah itu lah semua siswa belajar mandiri, kuat, tekun dan berbagai macam kebaikan lainnya.

Cerita demi cerita bergulir dan segala keriangan dan petualangan ala Totto-chan dan sekolah uniknya. Ada ya sekolah seperti ini? Seketika gue kagum dengan sekolah model begini dan sedikit mengharapkan bahwa akan ada sekolah alternatif seperti ini di Indonesia.

Kabarnya sekolah ini memang ada pada jaman perang dahulu dan hanya bertahan sekian tahun akibat didera perang dan bom, tapi misi yang dibawa oleh Kepala Sekolah tadi benar-benar membuat beda sebuah alternatif pendidikan yang ditawarkan oleh negara sebesar Jepang.

Jadi, kalo memang di toko buku yang anda singgahi ada buku ini ya beli sajalah ... imajinasi kita tentang kebebasan mendapatkan pendidikan bagi anak-anak akan terpenuhi.

Akhir kata, bisa juga gue baca novel beginian ... aahhh ... baca tabloid motor lagi ah !! (*andry)

07 Januari 2008

Modifikasi Jok Afas dan Aksesori Karpet Givi.











Lama ga jalan-jalan putar-putar Jakarta, akhirnya Sabtu kemarin (5/01) niatin keluar rumah mumpung di rumah banyak yang njagain si kecil. Ya begitulah, bulan-bulan terakhir ini selalu kedapetan jatah jaga tiap akhir pekan.

Niatnya mo mampir Givi Kalimalang terus main ke Afas di Cempaka Putih.

1.Dealer GIVI Kalimalang.
Ber-alamat di Jl. Raya Kalimalang no.9 Jaka Sampurna - Bekasi Barat. Kalo ditilik sebenernya lokasinya rada sulit dilihat karena space rukonya yang kecil. Ada bersebelahan dengan Dunkin Donut dan Pizza Hut Jaka Sampurna. Kesana tujuannya untuk cek rumah kunci E35 yang bermasalah karena kadang sulit dibuka.

Sesampainya disana disambut ramah dan basa-basi sedikit karena gue ga beli produk di Givi, ya gue minta kemudahan biar bisa di reparasi disini juga. Tuh mbak sih tetap promosi, "makanya belinya disini donk boss" .. hehehehee. Okelah secara kualitas Givi memang oke, tapi kadang harga tidak begitu bersahabat buat biker middle class macam gue.

Akhirnya rumah kunci dibongkar, dan ditemukan bahwa salah satu gigi kunci patah dan kalo mau ganti ya harus indent dengan harga 125rb (*atau 175rb .. maaf rada lupa padahal baru kemarin ... glek). Kebetulan disana pas ga nyetok kunci. Hhhmmm ya sudahlah akhirnya pasang lagi dan ternyata malah jadi normal setelah dipasang. Tadinya sih kl kembali mo indent kalo kembali bermasalah tapi malah ga jadi karena dah normal.

Seperti biasa, iler dalam hati netes juga banyak barang bagus yang pada nangkring di rak showroom, mulai dari jas hujan sampai helm. Nah ditawarin deh helm yang lagi diskon dan saat itu di banderol +/- 450rb. Bagus seperti di tunjukkan pada gambar dan link berikut. Iya deh ... bagoossss ....

Yah daripada pulang dengan tangan hampa, mending beli satu deh, bukan helmnya tapi hanya karpet buat di dek Vario. Harganya 30rb. Sekarang dah sukses nempel meski resikonya kalo memang terkena basah berlebih akan ber potensi bau seperti karpet rumahan. Emang ruang tamu aja yang bisa dipasang karpet, Vario gue juga bisa....xixixixiii.

2. Modifikasi Jok by AFAS.
Lepas dari dealer GIVI, langsung deh ngacir ke Afas buat ngebenahin tampilan jok. Sesampainya disana dah nankring 2 pemesan jadi ya mesti nunggu giliran deh. Oiya, Afas Jok sendiri ada di bilangan Cempaka Putih.

Persisnya ada di seberang plang Ziebart, kl dari arah Senen ya ancer2nya kl ngeliat kanan jalan tunggu sampe ketemu showroom Yamaha, nah kalo dah keliatan gedungnya tinggal lirik kios-kios kiri jalan, ketemu deh Afas jok di pojokan jalan.

Lama ga modif jok disana ternyata dah ada perubahan harga yang cukup signifikan. Terima jadi sesuai gambar yang gue bawa kena 125ribu. Tentunya dengan obrol sana obrol sini, ganggu sana ganggu sini. Kalo mau bagus ya rewel dikit gpp lah, toh mereka asik-asik aja. Hasilnya bisa ditengok pada gambar deh.

Puas pulang dari sana meski ada temen hujan rintik-rintik buat balik ke Bekasi. Yang tadinya mau mampir Custom World buat beli inner box 70rb-an terpaksa gue undur ke lain waktu.

Puas juga jalan-jalan sabtu apalagi dapet hasil yang bagus.

Selanjutnya apa ya? Hahahahahhaa ........







27 Desember 2007

Warna asli BLAZE RED



Libur panjang harus diisi dengan sesuatu ... nah kali ini gue niat-in diri buat ngeletek-in stiker original yang ada di bodi motor keluaran HONDA, itung-itung membuktikan apakah stiker bodi produk HONDA memang benar-benar sulit di-keletek ... duh ini istilah DIKELETEK kalo di Indonesia-kan padanannya apa ya?

Dan kali ini media percobaan adalah stiker bodi HONDA VARIO. Tipe warna BLAZE RED.

Yang dibutuhkan hanya :
1. Satu botol besar MINYAK KAYU PUTIH - 15rb-an,
2. Lap bersih,
3. Tempat duduk,
4. Waktu senggang SETENGAH HARI (satu hari penuh lebih baik) ,
5. Ekstra KESABARAN.

Nah dari situ ya tinggal duduk di bangku dan pelan-pelan melucuti stiker, bersabar saat menarik stiker adalah mutlak hehehehee.......... Karena jika bisa sabar, dalam satu tarikan stiker bisa terkelupas.

Yang rada ribet nih, menghapus sisa lem yang masih merekat pada bodi motor, beri aja lapisan bekas stiker dengan minyak kayu putih dan biarkan beberapa saat rembes ke dalam bekas stiker, barulah dilap pelan-pelan dengan lap halus yang telah disiapkan. Kalau pun harus di lap rada keras ya perhitungkan sendiri kekerasan tangan yang nempel ke bodi.

Awas hati-hati dengan kesabaran anda, salah sedikit bisa berubah emosi dan menekan keras bodi motor karena ingin cepat-cepat bersih, yang ada malah nanti bodi tergores kuku-kuku tanda sampeyan gemas.

Katanya sih, stiker bodi HONDA lebih sulit dikupas ketimbang stiker pabrikan lain makanya cuma mau pesan ... SABAR YA !

Nah sekarang lihat deh warna asli varian BLAZE RED. Nuansa Merah-Orange lumayan eye-catching kalo gue bilang ......... narsis boleh donk :-)

SELAMAT MENCOBA !
(*andry)

18 Desember 2007

kelas Ekonomi di Kereta Api

PT. KERETA API, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi dengan media KERETA API sebagai alat angkut dari satu tempat ke tempat yang lain. Pesaingnya? Sepertinya masih bermain sendiri dan akhir pekan lalu saya dan keluarga coba membuktikan ketangguhan layanan yang ditawarkan PT. KERETA API.

Sabtu malam, 15 Desember 2007, kami memutuskan menggunakan layanan kereta api menuju Semarang menggunakan kelas ekonomi yang dijadwalkan berangkat dari stasiun Bekasi kurang lebih pukul 21:30. Semua pasti sudah mengetahui bahwa sebagai penumpang di kelas ekonomi sepatutnya tidak mengharapkan layanan ekstra. Silahkan berbaur dengan penumpang lain baik mereka yang bertiket resmi maupun tiket tidak resmi.

Tunggu punya tunggu kereta pun bergerak berangkat dari stasiun Bekasi dan kami selama 30 menit masih berupaya mencari tempat duduk yang sudah menjadi hak kami. Tiket tercantum nomor-nomor: 5D, 5E, 6D dan 6E.

Ada yang aneh? Tunggu dulu, demi mencapai tempat duduk kami sekeluarga harus bersitegang dengan para penumpang yang sudah memenuhi tempat duduk dan gang di dalam kereta api plus dengan tidak adanya penerangan sudah semakin membuat saya mengerti kualitas PT. KERETA API.

Dengan menyembunyikan rasa kaget karena ternyata pemetaan tempat duduk hanya menyediakan plot A hingga D, bagaimana mungkin bisa keluar karcis nomor E jika di dinding samping duduk tidak menyertakan tempat duduk bagian E?

Bagusnya mereka yang sudah lebih dulu duduk justru tanpa tiket sehingga kami masih punya posisi kuat untuk mengusirnya. Saya pribadi tidak peduli apakah itu wanita yang tengah duduk di tempat yang seharusnya menjadi hak kami.

Persoalan tak sampai di situ karena masih banyak penumpang lain yang terus mengklaim tempat duduknya masing-masing. Perjalanan terus berjalan dengan kondisi udara yang pengap dan dijejali asap rokok plus penumpang yang sudah terlelap tidur dengan posisi yang makin tidak jelas. Ruang ideal 4 tempat duduk plus buat istirahat kaki dijejali 8 orang yang saling berbagi ruang.

Prihatin melihat fenomena seperti ini, karena hal yang sama sudah saya rasakan tahun lalu di masa akhir tahun yang sama. Saya tahu punya lebih banyak pilihan ketimbang mengambil kelas ekonomi.

Saya tahu saya lebih baik diam menikmati perjalanan dan lebih mengambil sikap "nrimo" atas keadaan sumpek perjalanan malam itu. Mungkin sikap "nrimo" dan menghindari aksi proteslah yang membuat bangsa kita sulit maju
dalam beberapa hal.

Dan sebagai sebuah perusahaan besar tentunya PT. KERETA API harus "ngeh" dengan sindiran seperti ini. Karena jika tidak, berarti kita sudah mengetahui kualitas kerja seperti apakah yang dimiliki oleh PT. KERETA API.

Naik dengan kelas ekonomi sih dah biasa dengan kasus kayak gitu bos? Hhhmmm ... hal jelek kok dibilang biasa. Okelah sepulangnya dari Semarang saya naik kelas Bisnis. Tetap saja muncul perilaku negatif petugas yang membiarkan penumpang tanpa tiket untuk naik dan lebih memilih gumpalan kertas yang diam-diam masuk kantong.

Naik kelas eksekutif ... masa mesti cerita lagi? Bagaimana mau maju jika melihat kasus tiket yang saya dapatkan saja mereka tidak becus mengatur penempatan tempat duduk buat penumpang. Tidak tega mau berkata ... PAYAH!!!

Andry Berlianto
Jl Borobudur Raya E5/13 Perumahan Duren Jaya Permai Bekasi
andry.berlianto@gmail.com
99239005
(msh/msh)

edited by DETIK

13 Desember 2007

AS Roma v UNITED Youngsters : 1-1

Well done lads ! Tampil tanpa target bagi Manchester United dengan para pemain mudanya berhasil menahan imbang AS Roma 1-1 di Stadion Olimpico dalam laga terakhir grup F Liga Champion Eropa. Dua jempol patut disematkan karena mayoritas pemain muda tampil apik menahan gempuran tim Srigala. Hingga peluit akhir berbunyi hasil 1-1 bertahan setelah memimpin di babak pertama lewat sundulan Gerard Pique.

Pemain muda? Yup! Reserve Team, lihat back four nya yang tampil dengan formasi Danny Simpson - Jonathan Evans - Gerard Pique -Wes Brown. Kecuali Brown, 3 nama pertama memang diambil dari tim cadangan United. Sosok Pique pun gue ramalkan bakal mampu menempati satu posisi inti di back four United. Belum kenal ? coba aja buka web http://www.manutd.com/ , dan cari profile para youngster tersebut. Bagi para penggemar UNITED harusnya sudah mulai melirik mereka sebagai bagian dari tim sukses UNITED masa depan, jangan hanya mendukung UNITED karena Cristiano Ronaldo yang ganteng atau dengan bekal kekaguman ketampanan dan keahlian tim inti UNITED. Pendukung macam apa itu ? Hehehehee ... maaf kalo ada yang tersinggung, abis eneg juga kalo denger seseorang mendukung sebuah tim dengan alasan ketampanan seorang pemain dan pemainnya jago-jago. Support them when losing or winning ... that's a true supporter.

Back to last night game ! Hasil 1-1 gue pelototin sejak awal saat Star Sport menyiarkan gim-nya. Sebenernya gak berharap bakal disiarkan karena hasil sudah tidak berpengaruh bagi kedua tim sementara pertandingan penentuan masih banyak terjadi di grup lain.

Di depan meski tampil sejak peluit pertama, Wayne Rooney akhirnya lepas ban kapten dan digantikan dengan Dong Fangzhou, sementara di tengah muncul nama Michael Carrick-Darren Fletcher-Christopher Eagles-Nani, dan meninggalkan sosok Ryan Giggs, Cristiano Ronaldo hingga Rio Ferdinand untuk istirahat. Sementara Van der Sar memberi kesempatan Kuszczak tampil. Mayoritas istirahat demi tampil baik melawan Liverpool di Anfield pada gim mendatang.
Overall, para Youngster tampil memuaskan, setidaknya itu yang diperlihatkan oleh komentar Sir Alex di Detik. Pertandingan demi pertandingan akan membuat mereka siap dan menjadi lebih berpengalaman pada pertandingan-pertandingan besar selanjutnya.
Full line-up seperti dikutip dari web resmi UNITED adalah :
-----------------------------------------
Manchester United: Kuszczak; Simpson, Pique, Evans, O'Shea (Brown 54); Eagles, Fletcher, Carrick, Nani; Rooney (Dong 72), Saha. Subs not used: Heaton, Lee, Hewson, Brandy, Eckersley.
-----------------------------------------
GO GO UNITED !
(*andry)

12 Desember 2007

Majalah Mini "MOTOREV"

Tau majalah ini ? Kalo belum ya maklum karena Desember ini baru saja muncul edisi perdananya. Ukurannya kecil buat ukuran majalah sehingga bisa disebut mini-magz karena menurut tim penerbitnya ukuran ini dipilih karena memang sasaran pasarnya adalah mereka pengguna kendaraan bermotor roda dua, dimana majalah ini simpel saja untuk disisipkan di saku atau jaket.

Coba gue ulas dikit-dikit ya.

1.COVER
Okelah for a start ! Karena gue gak sengaja juga nemuin majalah ini saat kemarin sore beli Motorplus eceran di kios surat kabar langganan. Warna-warni atraktif dengan tema liputan : EKSKLUSIF TES MOTOR LISTRIK. Perbandingan besar majalah dapat dilihat pada gambar di bawah dan tabloid Motorplus digunakan sebagai pembanding.

2.CONTENT
Konten berisi seputar produk Otomotif mulai dari kemunculan varian injeksi Honda Supra X 125, stripping baru Honda Vario sampai mengenal lebih dekat Vespa LX150, Kymco Free LX, Kymco Royal 125, Hyosung XRX 125, Hyosung RT 125 dan beberapa tipe motor lain.

Pengangkatan tema MOTOR LISTRIK diulas dalam kurang lebih 6 halaman.

Jangan berharap lebih pada detil artikel yang tersaji karena dari sisi besar majahnya pun sudah bisa diduga, majalah yg mini, informasi nya pun ikutan mini tanpa mengurangi inti informasi.

Lepas dari artikel seputar produk sepeda motor, artikel pada halaman lain juga menyentuh soal tren pemakaian Windshield, info-info harga produk ala bikers sampai informasi motor modifikasi.

Klub dan komunitas motor pun tak ketinggalan dan pada edisi perdana menyisipkan cerita tentang YMCI (*Yamaha MX Club Indonesia, tapi tertulis Yamaha Motor Cub Indonesia) dan BRO Bikers.

3.HARGA
Cukup mahal juga karena harus ditebus dengan harga rp.15,000.-. Sepertinya belum sepadan dengan informasi yang diberikan. Muatan informasi belum terlalu padat karena desain halaman masih berbagi dengan gambar-gambar yang terlalu besar.

Overall cukup baik dan kalo mau di maintain tentunya bisa menjadi alternatif bacaan buat para bikers dan bisa menjadi teman bagi majalah sejenis yang kemunculannya kini malah tidak jelas. Tidak jelas atau memang gue yang tidak kebagian ... ga tau deh.

Kekurangannya? Sisi lain bikers kurang disentuh, mungkin dengan informasi yang menyertakan ilmu seputar Safety Riding atau Aman Berkendara, pengenalan UU Lalu Lintas dan pernak-pernik lain yang mampu menggerakan hati bikers untuk lebih disiplin dan tertib di jalan raya, jadi tidak melulu disuguhi informasi motor-motor baru, modifikasi-modifikasi baru karena sesungguhnya informasi tersebut bisa berbagi space dengan sisi lain dunia jalan raya.

Bagaimanapun, bikers kita secara garis besar masih perlu dibenahi. Gue pun belum sempurna, makanya masih cari ilmu berkendara sana-sini.

Anyway ... pertahankan edisi per edisi nya sebelum mati pelan-pelan.
(*andry)

10 Desember 2007

Box GIVI E35 Flow



















Anda sering bepergian dengan kendaraan bermotor? Atau justru kendaraan bermotor roda dua menjadi moda transportasi harian? Terus bagaimana jika anda sering membawa barang melebihi kapasitas sebagai bagian dari perjalanan anda?

Boks motor jawabannya. Mungkin di jalan anda sering melihat beberapa sepada motor meluncur dengan sebuah boks di bagian belakangnya, baik yang berukuran kecil, sedang sampai ukuran besar atau bahkan hingga boks/bagasi di sisi samping motor layaknya boks-boks motor Polisi yang ber-patroli. Ada yang berkomentar, "ih bawa magic jar!" , "wah motor pake konde!" dan lain sebagainya. Komentar sih bebas-bebas saja keluar dari mulut setiap orang, tapi jika berbanding dengan kegunaannya apalagi sekarang ini seperti menjadi gaya hidup tentunya aksesoris sebesar boks belakang sudah menjadi item wajib bagi motor mania, coba saja sambangi beberapa perkumpulan sepeda motor di Jakarta, pastinya para anggotanya sudah membekali kendaraan mereka dengan boks belakang mulai dari motor laki, motor bebek hingga kendaraan matic yang dikenal kecil sekalipun.

Motor mania mengenal brand Givi karena mengusung kualitas yang mumpuni mulai dari ragam model hingga ketebalan dan kekuatan bahan. Satu kelas dibawah brand Givi ada merk Kappa, yang ternyata menghuni pabrik yang sama dengan Givi dan hanya berbeda kelasnya saja untuk memenuhi permintaan pasar bagi mereka yang belum menjangkau harga Givi. Diluar dua brand yang bagus tadi tentunya banyak bermunculan varian lain yang jauh lebih terjangkau seperti merk Core sampai Korea Motor. Tentunya banderol yang dipasang masih berkisar di angka 200 ribuan, berbeda dengan Kappa atau Givi yang bergerak di atas angka 450 ribu. Dalam banderol tersebut tentunya konsumen diberi kebebasan memilih sesuai kebutuhan dari kebutuhan model sampai kesesuaian isi saku.

Saya yang lebih dulu mencoba merk Core dengan model seadanya, makin hari makin memperhitungkan sisi model dan kualitas mulai dari penggunaan dari Givi E26, E33, Kappa K26 sampai mencoba boks samping E21 hingga akhirnya kini menggunakan tipe E35 Flow. Material dan model yang baik tentunya menjadi poin utama dalam pemilihan sebuah boks apalagi pengunaannya sudah sampai kepada penggunaan harian.

Kapasitas tampung yang mumpuni sudah jelas mampu menyiasati banyaknya barang yang dibawa apalagi jika ada penumpukan barang berlebih di kendaraan roda dua tentunya akan mempengaruhi kenyamanan berkendara. Selain menjadi alternatif pembawa barang bawaan pelan-pelan penggunaan boks motor akan menjadi gaya hidup pengendara motor perkotaan. (andry )

28 November 2007

Bracket Geser

Nambah lagi perubahan pada Vario gue kemarin. Bracket geser hasil pesan di tukang las langganan yang juga jadi rujukan produksi bracket semua jenis motor plus bobok knalpot. Behel standar terpaksa diturunkan dan disimpan digantikan dengan bracket yang langsung dibaut ke dalam.

Harganya 150rb dan kualitasnya bisa dipertanggung-jawabkan. Produksi sehari jadi dikerjain sama si Gondrong karena dah ada bracket mentahan dan tinggal bikin dudukan dari mal yang sudah ada.

Ini dia alamatnya buat tambah2 referensi : (Edward) Jl. Mekarsari 52 Bekasi Timur - no Telp 8806354/0813 16435345

Next hunting E33 atau E35 Flow sekalian .......... *sambil ngintip dompet :-)

26 November 2007

Keluhan Vario - KM 980-an

Sekedar buat catatan keluhan Honda Vario.

Oli mesin rembes hingga dek bawah karena paking head-nya sobek (*kata mekanik AHASS), sementara hanya diberi penanganan singkat dengan lem untuk mencegah rembes lagi. Stok paking head di AHASS yang gue datengi sedang tidak tersedia.

Rembesnya ini akibat apa gue masih belum tau karena sepengetahuan mekanik pun case-nya jarang terjadi. Sebagai data, KM pada masa tersebut sudah menyentuh kisaran 980-an KM dan masih dalam masa garansi.

Ban - ND Rubber

Akhirnya HV gue memakai ban tubeless juga setelah Sabtu 24/11 gue mengganti ban standar dengan ban tubeless merk ND RUBBER, spek yang dipilih adalah 100/17 (depan) dan 120/17 (belakang). Semua ditebus dengan rincian 190k (depan) + 220k (belakang) + 20k (pentil tubeless) + 20k (ongkos pasang). Corak (pattern) membulat dan untuk depan memiliki alur air (wet-tyre) ya dan belakang pattern-nya lebih rapat tanpa alur air.

Katanya ... ND Rubber ini punya performa lebih baik ketimbang Deli Tire yang licin, itu juga kata bro-bro yang dah pake Deli.

Hingga tulisan ini dibuat, gerakan roda terbilang berat karena HV masih dalam kondisi standar serta gue masih dalam penyesuaian riding style dan mencari ritme, buat yang baru sekali memakai ban lebar tentunya akan kesulitan menggerakan stang akibat beban dari ban, untungnya di Honda Karisma gue dulu dah pake ban tapak lebar juga jadi ga kaget-kaget banget. Untuk konsumsi bensin masih dalam taraf pengukuran dan menunggu hingga sepekan penggunaan. Semuanya akan gue review lagi sepekan kemudian.

Lucunya, setelah aman tanpa tubeless beberapa pekan, ND Rubber justru takluk sama kepingan besi payung tajam ... di tukang tambal ban gue ga senyum-senyum karena ini pasti kerjaan dia atau temen2nya. Karena setelah ban gue kelar dateng 2 motor bocor juga .................. plakkk coba gue bisa tampar tu penebar ranjau. Overall ... ND Rubber is a good thing, karena pas muter2 di Bonjer pun dah banyak yg nanya-nanya soal harga dan rasa ND Rubber. Kita tunggu review sepekan dari tulisan ini dibuat ya :-)

23 November 2007

Human Tetris

another funny game from japanese television show

20 November 2007

Danny and Daddy











Sontak si kecil tepuk tangan dan menarik lengan ayahnya untuk duduk dan sama-sama melihat seri animasi ber-tajuk Danny and Daddy. Kartun lucu ber-durasi +/- 2 menit ini berisi ajakan si kecil Danny kepada sang ayah untuk bermain teka-teki gambar. Ekspresi riang sambil tepuk tangan tidak hentin-hentinya digerakkan si kecil saat berada di depan televisi. Tawa yang menggembirakan.

Jenis teka-teki pertama berupa pilihan 4 gambar dimana 4 gambar tadi harus dicocokan dengan satu gambar lain yang berhubungan. Seperti pada gambar, dicontohkan satu gambar berupa anak kecil Indian dihadapi pilihan beberapa tunggangan. Pilihannya antara lain adalah menunggang kura-kura, kuda, buah labu atau gajah. Sang ayah bisa saja sewaktu-waktu menebak dengan benar dan di lain waktu juga sering salah. Disinilah interaksi lucu terjalin.

Jenis teka-teki lain adalah si kecil Danny menggambar sederhana dimana Daddy diajak menebak gambar apa yang akan dilakukan Danny selanjutnya. Benar atau salah semua tertampil dengan warna-warni meriah dan riang.

Untuk saat ini televisi swasta nasional belum memunculkan seri singkat ini pada acara khusus anak-anak mereka sehingga untuk bisa menikmati Danny and Daddy kita harus memiliki layanan TV kabel, Danny and Daddy muncul di Playhouse Disney.

Acaranya bagus karena saya pun suka menikmatinya.

19 November 2007

Honda Vario

Kok belinya Vario ... katanya Skywave ???

Heehhee ... iya .. jadinya beli Vario. Kenapa? alasan mendasarnya adalah kedekatan gue dengan komunitas motor Honda baik pertemanannya smp kedekatan dengan pihak internal Honda melalui media mailing list, at least kalo terjadi berbagai hal bisa langsung di konsultasikan ke sasaran yang tepat.

Terus Skywave? sampai detik-detik akhir gue tidak menemukan gong yang pas untuk berpaling ke Skwyave apalagi suara keluarga (*baca: istri) lebih senang dengan keindahan lekuk Honda Vario.

Yuk di-review sedikit-sedikit soal Vario....

Secara keseluruhan lekuk bodi Vario sudah bagus dari awalnya jadi tidak perlu modif banyak-banyak pun sudah banyak yang terpesona, meski kadang disembunyikan dengan kata-kata "ah Vario ... jelekkk".

*Dari Depan ke Tengah*

Tidak ada inovasi berlebih soal spatbor depan, cakram smp shock. Kelemahan yang disuarakan oleh para penunggang Vario adalah kerasnya bantingan shock depan dan kabarnya sudah ada jurus tertentu untuk mengurangi gejala tersebut. Solusinya? iseng-iseng join milis nya deh ehhehehee...

Ban depan berukuran 80/80-14. Buat yang doyan ban besar dan merasa kurang kokoh pasti gregetan untuk nge-ganti ke ukuran yang umum dipakai yaitu profil 100/80. Apa ga kebesaran profil? Sepertinya tidak! Ntar gue share lagi deh kl gue jadi ganti ke ukuran segitu ya :-)

Visor lancip sudah bagus dan banyak di aplikasikan ke motor-motor modifikasi lain. Lampu depan juga sudah bagus sedemikan rupa dan ini juga sudah banyak jadi barang incaran penyuka modifikasi.

Speedometer sebenarnya tidak menyimpan keunikan karena tampil standar saja dan masih menyimpan gaya lama yaitu model yang bukan digital. Pengukur bensin sami mawon karena tidak tampil digital, padahal gaya ini sudah dianut varian lama Honda yaitu Karisma sampai generasi baru Supra X 125.

Handgrip? seperti ulasan tabloid roda dua di edisi terdahulu, grip akan licin saat terkena curah hujan, dan pemakaian sarung tangan yang baik sangat di rekomendasikan.

Spion tetap tampil sama persis dengan varian Supra X padahal Tiger Revo dan Mega Pro membawa model sendiri.

Dek Vario lumayan lapang buat pijakan kaki sehingga saat berkendara kita masih punya space goyang-goyang kaki mengikuti nada lagu saat pengendara non-matic lain sibuk oper gigi. Huhh ... ngejek hehehehe. Sayang .. menurut masukan orang terdekat (*baca: istri lagi), space pada dek tidak mampu memuat lebar satu galon air mineral yang konon kondisi ini tidak terjadi di varian matic lain. Betul tidaknya gue belum coba varian matic lain selain Vario.

Dibawah dek tersimpan Side-Stand Switch yang menjadi keunggulan Honda dibanding kompetitornya. Sistemnya bekerja mematikan mesin saat motor diletakkan dengan standar samping.

*Dari Tengah ke Belakang*

Striping Vario tampil manis dengan berbagai variasi. Coba lihat saja warna-warninya di web AHM.

Shock belakang model tunggal di sisi kiri lumayan baik meredam kejutan mengawal roda belakang yang tampil dengan profil 90/80-14. Kabarnya profil bisa dimaksimalkan hingga ke saiz 140/70. Gue sendiri akan mencoba hingga ukuran 120 saja. Ini berkaitan dengan kekuatan kerja CVT yang tampil apik di sisi kiri bodi Vario.

Desain knalpot rada gemuk melalui warna cover perak. Sejauh ini tidak ada nada protes yang harus gue luncurkan soal desain ini karena terlihat oke-oke saja. Begitu juga dengan desain spatbor belakang yang sepertinya tidak membuat cipratan air ke belakang saat hujan.

Sisi kanan muncul radiator Vario yang konon terbilang ampuh mengawal kinerja mesin matic keluaran Honda ini. Intipan radiator coolant juga oke punya meski terkadang rada sulit juga untuk membedakan warna apakah coolant sedang habis atau tidak. Tapi kekurangan coolant dapat di deteksi dengan indikator di panel depan dekat speedometer.

Lalu lampu belakang? Tampil runcing dikawal behel yang kenapa tidak tampil ala Tiger Revo. Piranti lampu belakang ini juga jadi barang incaran modifikator yang desainnya oke punya. Sejauh ini banyak di aplikasikan di varian Tiger Revo mengganti tampilan lampu belakang standar.

Jok.....hhhmmm.....keras apalagi kl sudah menempuh di atas 30 km-an. Ini mungkin karena di bawah jok tersedia bagasi lapang yang ikut berperan menyakiti pantat saat berkendara. Dan ini dia yang paling gue kadang sesali dengan desain standar Vario. Apanya? Ground Clearance yang terlalu rendah yang kadang harus terantuk polisi tidur yang kerap muncul di perumahan-perumahan.

Saat berboncengan sebenarnya tidak ada keluhan berarti berkaitan dengan performa tapi ya itu tadi, kenapa tidak di desain sedikit lebih tinggi.

Bagaimana dengan tanki. Vario mampu membawa 3.6 lt bensin pada perjalanannya. Dan dengan jarak tempuh +/- 84km PP gue harus menyisakan dana 10rb rupiah setiap harinya untuk mampir ke warung Shell. Konsumsi bensin jenis ini diyakini mampu membuat Vario bekerja lebih nyaman.

OVERALL ... Honda Vario oke punya. Baik untuk pengendara Pria maupun Wanita.

Cobain deh.



Berikut adalah data spesifikasi teknis Vario diambil dari web AHM :

Panjang X lebar X tinggi : 1.897 x 680 x 1.083 mm
Jarak sumbu roda : 1.273 mm
Jarak terendah ke tanah : 132.5 mm
Berat kosong : 99,9 kg (tipe spoke)
99,3 kg (tipe CW)
Tipe rangka : Tulang Punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan sokbreker tunggal
Ukuran ban depan : 80/90 - 14 M/C 40P
Ukuran ban belakang : 90/90 - 14 M/C 46P
Rem depan : Tipe cakram hidrolik dengan piston ganda
Rem belakang : Tromol
Kapasitas tangki bahan bakar : 3,6 Liter
Tipe mesin : 4 Langkah, SOHC
Diameter x langkah : 50,0 mm x 55,0 mm
Volume langkah : 108 cc
Perbandingan kompresi : 10,7 : 1
Daya maksimum : 8,99 PS / 8000 rpm
Torsi maksimum : 0,86 kgf.m / 6.500 RPM
Kapasitas minyak pelumas mesin : 0,7 Liter pada penggantian periodik
Kopling Otomatis : Otomatis sentrifugal, tipe kering
Gigi transmsi : Otomatis, V-Matic
Pola pengoperan gigi : -
Starter : Pedal dan elektrik
Aki : 12 V - 3,5 Ah
Busi : ND U22FER9 / NGK CR7EH-9
Sistem pengapian : DC - CDI, baterai
Tinggi tempat duduk : 758 mm
Sistem pendingin : Silinder tunggalPendingin dengan cairan (liquid cooled)
Susunan silinder : Silinder tunggal
Karburator : VK22 x 1
Lampu depan : 12 V 25 W / 25 W x 2
Lampu senja : 12 V 3,4 W x 2

Mohon maaf jika terjadi kekurangan maupun kelebihan dalam penyampaian informasi ini. Thank You!

15 November 2007

(still) Transformers: the Game



source : http://www.jagogame.com/review/detail.asp?rid=101&h=0&pid=0&pg=1&pg2=3
Transformers: The Game
09 Juli 2007
oleh Creeds

Game Info
Platform : PC Game
Publisher : Activision
Developer : Traveller's Tales
Genre : Action
Release Date : 26 Juni 2007

JagoGame Rating
Gameplay
6










Graphic
8










Sound
6










Overall
6.7

Transformers: The Game merupakan game dari film Transformers: The Movie milik Paramount Pictures dan DreamWorks Pictures yang telah tayang di bioskop seluruh Indonesia. Versi PC-nya yang ditangani oleh Traveler’s Tales, developer yang sebelumnya pernah membuat game Lego StarWars, berusaha menyajikan permainan Transformers penuh dengan aksi keren seperti yang terdapat di movie. Tapi apakah gameplay yang disajikan semenarik robot-robot yang dapat berubah bentuk itu?

Stori
Seperti game berbasis layar lebar lainnya, Transformers: The Game juga memiliki alur cerita yang sama dengan movie-nya. Di mana dua ras robot yang sedang berseteru, Autobot dan Decepticon tiba dibumi untuk mencari AllSpark, sebuah item yang bisa memberikan nyawa tambahan bagi semua Transformers. Perperangan pun tidak terhindarkan, Bumi menjadi arena pertarungan bagi Decepticon, ras robot dari sisi jahat yang berambisi ingin merebut AllSpark dan mengusai dunia, yang dicegah oleh Autobot, ras robot dari sisi baik.
Gameplay
Sebelum memasuki layar menu utama, game ini menyajikan intro game yang keren dengan tingkat resolusi yang tinggi. Setelah menyaksikan dan menikmati intro game yang lumayan panjang. Anda akan tiba di menu utama yang hanya memuat opsi New Game, Load Game, Option, serta Bonus Feature yang terdapat dalam menu New Game. Pada Bonus Feature, Anda dapat membuka puluhan movie dan ratusan gambar Transformers, serta beberapa konten rahasia.
Dalam New Game, Anda dapat memainkan dua campaign yang tersedia, yakni campaign Autobot dari sudut pandang baik dan Decepticon dari sudut pandang jahat. Masing-masing campaign akan terbagi menjadi beberapa chapter dengan konsep permainan semi SandBox, di mana Anda mengendalikan robot-robot Transformers yang muncul pada versi movienya, seperti Bumblebee, Optimus Prime, Jazz, StarScream, Barricade, Megatron, dan lain-lain. Masing-masing robot telah diset kemunculannya pada setiap chapter sehingga Anda tidak dapat lagi memilih robot Transformers yang ingin digunakan. Selanjutnya, Anda beraksi pada beberapa level dengan seting lokasi yang terdapat di movie, seperti di pusat kota, pangkalan militer di padang gurun, hingga Planet Cybertron. Luas level yang terdapat pada game ini tidaklah seluas kota NewYork yang terdapat dalam game Spiderman 3.

Di dalam sebuah level, Anda dapat menjelajahi hingga ke sudut-sudutnya untuk mencari dan mengumpulkan Cubes yang tersebar disepanjang level dan berguna untuk membuka konten bonus dan sebagai syarat untuk mengikuti beberapa Challenge yang bersifat minigame. Beberapa Challenge yang dapat Anda ikuti, diantaranya seperti Race (adu kecepatan mobil melawan waktu), Sumo (menghajar sebanyak mungkin robot drone keluar dari arena), dan lain sebagainya. Selain mengumpulkan Cubes, Anda juga akan menemukan Cubes Health untuk menambah jumlah health robot Anda yang berkurang.
Untuk dapat menapaki ke chapter selanjutnya, Anda harus menyelesaikan misi dengan bergerak ke tempat yang ditandai lingkaran hijau. Untuk misi-misi yang terdapat dalam game ini, pihak developer telah memasukan semua momen penting yang terdapat dalam movie, seperti pada saat helikopter yang mendarat di markas militer kemudian berubah menjadi robot dan menghancurkan seluruh markas militer ataupun kejar-kejaran mobil untuk menghalangi anak buah Megatron mencapai rumahnya Sam.
Level sebelumnya dan misi yang telah Anda selesaikan, dapat dimainkan kembali dengan mengunjungi tempat yang sama yang kini telah ditandai lingkaran berwarna kuning. Hal ini dimaksudkan supaya Anda dapat kembali mencoba untuk memperoleh hasil yang maksimal agar dapat membuka bonus konten. Secara keseluruhan untuk campaign pada game ini telalu pendek, bahkan untuk dua campaign sekalipun. Namun yang bikin mengasikkan adalah saat kita mengobrak-abrik seisi kota, penduduk berlarian, dan puluhan mobil polisi dan militer berusaha menghentikan aksi kita.
Tingkat kesulitan pada game ini berseting normal dan tidak adanya pilihan tingkat kesulitan yang diberikan dalam game ini. Walau demikian musuh-musuh pada game ini memiliki AI yang responsif. Khususnya untuk musuh kelas bawahan, seperti robot drone, tank, helikopter, dan mobil polisi, mereka bergerak mendekat secara berbondong dalam jumlah banyak untuk menyerang, meski gampang dihancurkan. Sementara untuk musuh kelas Boss, Anda akan merasa tertantang karena mereka tidak gampang dikalahkan dengan beberapa serangan saja. Ini dikarenakan jumlah health mereka sangat banyak dan memerlukan trik khusus untuk mengalahkannya. Misalnya Anda perlu melemparkan objek untuk membuat robot musuh terjatuh, kemudian Anda mesti berlari mendekatinya untuk mengangkat dan melemparkannya sejauh mungkin, untuk membuat health-nya berkurang.

Pengontrolan robot yang diimplementasikan dalam kibor dan mouse cukup bagus. Anda gunakan tombol WASD untuk bergerak dan mengunakan mouse untuk mengatur arah pandang yang diinginkan. Untuk kombat, Anda dapat menembakkan senjata ringan dan senjata berat dengan menekan tombol kanan dan kiri mouse. Selain menembak, Anda juga dapat melakukan serangan jarak dekat (untuk tipe serangan yang ini, tiap robot memiliki perbedaan dalam menyerang), melompat, memanjat bangunan, hingga mengambil objek dan mengunakannya sebagai senjata. Game ini juga menyertakan penguncian target secara otomatis untuk menghadapi musuh dalam jumlah banyak. Lalu untuk melakukan transformasi, hanya cukup dengan mengeser roda mouse dan Anda dapat bertransformasi kapan saja.
Grafis
Berbicara tentang grafis pada game ini, cukup membuat pemain berdecak kagum khususnya pada robot Transformers yang terlihat dimodel sangat detil. Game ini juga menambahkan efek HDR dan efek Blur untuk membuat visualisasi semakin mengigit, seperti bagian dari tubuh robot yang mengkilap karena pantulan cahaya matahari. Yang paling menarik, pihak developer mendesain lingkungan permainan sedestruktif mungkin, mulai dari tiang listrik hingga bangunan dapat dirusak ataupun digunakan sebagai senjata atau dilempar. Gerakan tiap robot ataupun saat berubah bentuk juga dianimasikan dengan halus, menyerupai movie-nya.
Suara
Jika grafis pada game ini membuat Anda kagum, beda halnya dengan suara. Sulit untuk terkesan, walau suara Optimus Prime dan Megatron diisi oleh aktor Peter Cullen dan Hugo Weaving dalam filmnya. Untuk musik pengiring sering terdengar sama pada beberapa chapter, kemudian untuk suara latar sebenarnya sudah digarap cukup bagus, seperti teriakan manusia yang berlarian saat robot raksasa muncul di tengah kota, suara sirene polisi, cuman sayangnya kurang ramai.
Last Word
Gameplay pada game ini kurang greget dan tidak ada variasi, seharusnya pihak developer bisa saja menambahkan misi sekunder yang menarik dan minigame yang disediakan hanya fun pada awal-awalnya saja, selanjutnya membosankan. Apalagi game yang bergenre action-adventure ini memiliki sistem kombat yang kurang mendalam dengan tidak adanya hit kombo dan unsur elemen RPG, misalnya mendapatkan point untuk meningkatkan status serangan dan sebagainya. So, kesimpulannya game ini lebih cocok dimainkan oleh anak-anak yang mengagumi robot raksasa yang bisa berubah bentuk.
Informasi tambahan untuk versi NDS dan PSP
Asiknya pada versi NDS yang ditangani oleh Vicarious Visions menawarkan mode Create-A-Bot, di mana pemain dapat mengkustomisasi avatar robotnya serta mendownload berbagai konten baru dan mengupdate misi tambahan yang baru dengan memanfaatkan teknologi Wifi. Sedangkan untuk versi PSP yang ditangani oleh Savage Entertainment menawarkan mode Head-to-Head yang mendukung hingga 4 pemain dengan memanfaatkan teknologi Wireless.